Menemukan Hobi

Print

Akhir-akhir ini menjadi produktif dalam membuat desain, nikmatnya waktu luang. Dan bersyukur sekali bagi kita yang sudah menemukan hobi kita di sebelah mana. Jadi kita bisa melakukannya di sela-sela waktu luang.

Ketika Praktek Kerja Lapangan, bulan kemarin selama tiga bulan, saya familiar dengan dunia pelatihan khususnya pelatihan masa pra persiapan pensiun karena terjun langsung ke lapangan dan melihat proses nya seperti apa dan materi apa saja yang diberikan selama pelatihan.

Dalam pelatihan disampaikan materi tentang manajemen keuangan, kesehatan, kewirausahaan dan spiritual. Yang menarik adalah orientasi dari pelatihan pra pensiun ini, seperti: kewirausahaan. Dalam pelatihan kewirausahaan dibelajarkan bagaiman cara berwirausaha yang baik, bagaimana cara memuliai ketika start nya di usia pensiun dan kisah sukses para pesiunan dalam menjalankan bisnis.

Salah satu permasalahan orang pensiun adalah berhentinya aktivitas yang sudah dijalaninya selama puluhan tahun. Tubuhnya belum terbiasa berada di rumah selama seharian. Maka perlu adanya aktivitas setelah pensiun, yaitu (dalam pelatihan ini) diarahkan untuk berwirausaha. Tujuannya bukan untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tapi karena kebutuhan akan aktivitas di masa tua.

Bagi mereka yang punya hobi salah satu solusinya adalah dengan melakukan hobi tersebut, beruntung jika hobi nya bisa menghasilkan uang.

Nah disini saya mau bercerita bukan tentang masa pensiunnya, tapi masa sekarang yang akan berakibat kepada masa tua kita. Yaitu pentingnya kita punya kegemaran akan sesuatu.

Mari kita sejenak memikirkan hobi dan kesukaan kita. Jiwa-jiwa anak kecil yang seharusnya tumbuh dalam diri kita namun dipaksa mati dengan rutinitas dan pekerjaan. Seperti menggambar, menulis puisi, berolahraga, becerita, bernyanyi dan lainnya.

Setelah dewasa kita sering lupa dengan hobi kita waktu kecil atau syukur kalau menemukan hobi yang baru dan lebih bermanfaat. Tentunya kita selalu menjaga apa yang kita lakukan bermanfaat hasilnya bukan hanya pelepasan kesukaan kemudian tidak berefek pada apapun. Semoga hobi kita mengarah ke arah sana.

Kalau untuk berkreativitas (sukses) batasannya adalah umur maka jangan percaya. Ada kisah yang meninspirasi dari biografi tokoh seperti JK Rowling penulis cerita Harry Potter meraih kesuksesan sebagai penulis pada usia 34 tahun, Jimmy Vardy yang membawa klub sepak bola Leichester City menjadi juara Liga Inggris 2015/2016 sekaligus sebagai pemain terbaik pada usia 29 tahun.

Jadi jangan merasa terlalu tua untuk menemukan hobi kita, selagi masih muda, langkah nya masih ringan, tanggungan belum berat, kesempatan untuk memikirkan dan berbuat sesuatu masih banyak. Pemikirannya belum dipengaruhi dengan urusan perut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s